CALL/ SMS / WHATS APP :  0856-4700-0072 /  0895-3916-18898  |   arofa65@gmail.com / arofaarsitektur@gmail.com

Ketika Kakak dan Adik Berbagi Kamar

Posted : 02-04-18

Keterbatasan jumlah ruang dan luas rumah kerap menjadi alasan mengapa Anda harus menyatukan kamar anak yang satu dengan lainnya. Terkesan mudah memang. Namun, banyak hal yang harus diperhatikan saat Anda ingin menyatukan kamar mereka sebab hal ini akan berdampak pada psikologi kedua anak.

Ketika kakak dan adik harus berbagi kamar tidur, ada beberapa aturan yang perlu diterapkan agar anak-anak tidak bertengkar. Selain itu, aturan ini pun perlu Anda perhatikan agar kedua anak merasa nyaman di kamar mereka sendiri. Lantas, apa saja aturannya?

Pentingnya Diskusi

Sebelum Anda menyatukan kamar mereka, Anda perlu diskusi terlebih dahulu ke masing-masing anak. Hal ini penting untuk mengetahui keinginan anak terhadap kamarnya sebab setiap anak pasti memiliki keinginan yang berbeda pula.

 


Foto: odizaine

 

Cari garis tengahnya bila kedua anak memiliki keinginan yang berbeda. Misal sang kakak menyukai tema mobil balap, sementara adik menyukai robot. Anda dapat menerapkan kedua tema tersebut pada seprai di kasurnya saja. Bila kedua tema tersebut diaplikasikan padawallpaper dinding, desain kamar anak Anda kemungkinan akan terlihat tidak selaras.

 


Foto: kitchendecor

 

Bila keinginan mereka telah Anda akomodir, rasa memiliki pun akan timbul terhadap teritorinya masing-masing. Rasa memiliki ini sangat penting untuk ditanamkan kepada sang anak sedari kecil.

 

Ajak Anak Desain Kamar

Bagaimana caranya membuat anak-anak berani untuk tidur tanpa orang tua? Jawabannya ialah buat kamar senyaman mungkin untuk mereka tinggali. Rasa nyaman tersebut dapat diciptakan melalui desain dari kamar mereka.

 


Foto: assessoriatarraco

 

Ajak anak-anak Anda untuk mendesain kamarnya sendiri. Kalau mereka merasa mendesain kamar mereka, nanti akan ada sense of belonging yang muncul ‘bahwa ini kamar aku, lho!’ Kedua anak harus terlibat dalam mendesain kamarnya sebab setiap anak pasti memiliki ekspresi yang berbeda terhadap space-nya mereka.

 

DO’S & DON’TS


Foto: pinimg

 

  • Jika luas ruangan terbatas, Anda dapat menggunakan kasur tingkat. Namun, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu siapa yang mau tidur di kasur bawah dan siapa yang di atas. Perhatikan juga keamanannya. Jangan gunakan kasur tingkat untuk anak usia di bawah 6 tahun karena riskan untuk terjatuh. Anda juga dapat menggunakan kasur lipat, namun engsel dari kasur ini cenderung mahal.

 


Foto: freshome

 

  • Boleh saja menyatukan anak perempuan dan laki-laki di satu kamar, namun tidak direkomendasikan. Perbedaan karakter keduanya bukan tidak mungkin akan membuat mereka sering bertengkar. Namun, bila ruangan memang terbatas, satukan kamar mereka sampai anak menginjak usia 6 tahun. Selepas usia itu sebaiknya dipisahkan sebab anak sudah tahu perbedaan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Masing-masing pun sudah punya wilayah privasi sendiri.

 


Foto: pinimg

 

  • Jangan hadapkan posisi tidur anak-anak ke arah pintu sebab bila mereka sedang tertidur pulas sementara Anda membuka pintunya tiba-tiba, kualitas tidur sang anak pun akan terganggu. Posisi kepala anak juga sebaiknya jangan berada di bawah jendela.

 

Foto: pinimg

 

  • Jangan sediakan perangkat elektronik di dalam kamar anak, seperti TV dan playstation.Hal ini akan berdampak terhadap interaksi anak dengan keluarga.
  • Tidak direkomendasikan untuk menyatukan kamar bayi dengan balita. Hal ini karena mereka belum memiliki sense of safety. Harus ada orang ketiga di antara mereka.

 

Foto: cloudinary

 

  • Batasi akses internet jika anak-anak belajar menggunakan laptop untuk belajar.
  • Bila ada kamar mandi di dalam kamar anak, jagalah agar tetap kering. Jangan dikunci saat mandi karena kejadian anak terkunci di dalam sangat kerap terjadi.

 


Foto: assessoriatarraco.com

 

  • Jangan menyimpan barang-barang berbahaya di kamar anak, termasuk mainan. Letakkan di tempat yang tidak mudah dijangkau oleh mereka.

 

Nah, itu dia inspirasi desain kamar anak untuk kakak beradik. Untuk hasil dekorasi yang lebih maksimal dan detail, gunakan jasa desainer interior yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya Anda. Selamat mencoba!

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: https://blog.bluprin.com/ketika-kakak-dan-adik-berbagi-kamar


Bagikan :

*Nama :
*Email :
*Komentar :
*Captcha :
* Kode :

Komentar: