CALL/ SMS / WHATS APP :  0856-4700-0072 /  0895-3916-18898  |   arofa65@gmail.com / arofaarsitektur@gmail.com

6 Tips Memilih Wallpaper dan Cat Dinding Interior Rumah

Posted : 27-11-18

Bosan dengan dinding berwarna polos di rumah? Selain menggunakan cat dinding, wallpaper adalah salah satu alternatif untuk menambah warna di dinding.

Pemilihan motif harus disesuaikan dengan fungsi dan luasan ruang serta karakter penghuni. 

Berikut ini tips cara memilih warna dan motif yang tepat untuk ruang tamu, kamar tidur, ruang makan, ruang bermain / playground, bahkan kamar mandi.

  1. Sesuai dengan Karakter Anda

Setiap warna memiliki arti dan efek psikologis yang penting diperhatikan, sehingga pemilihan warna dan motif harus tepat.

Namun yang terpenting adalah warna-warna ini adalah cerminan atau kesukaan Anda sekeluarga.

Ruang tamu atau living room biasanya tempat berkumpul bagi seluruh keluarga, gunakan warna dan motif yang dapat dinikmati semuanya.

Memilih wallpaper atau cat dinding bersama-sama bisa menjadi aktivitas yang seru bersama keluarga.

  1. Jenis Ruangan

Selain mengikuti warna kesukaan, penting untuk menentukan konsep ruangan yang Anda inginkan, apakah ruangannya ingin terasa cerah atau tenang atau formal.

Ruangan formal biasanya cenderung menggunakan warna-warna akromatik.

Warna akromatik adalah kombinasi antara warna yang gelap dan terang, seperti hitam, putih, atau abu-abu. Biasanya warna ini dipakai area foyer atau area servis.

Untuk ruang bermain anak, gunakan warna cerah dan motif yang lucu, karena secara psikologis mampu menambah keceriaan si buah hati. Motif-motif lucu juga bisa mengedukasi anak tentang bentuk. 

Pilih nuansa biru untuk ruang tidur, karena warna biru mampu menampilkan suasana yang menenangkan sehingga tidur bisa terasa nyenyak. Hindari warna gelap di ruang tamu untuk menghindari kebosanan atau rasa lelah.

  1. Aksen Ruangan

Untuk ruangan yang tergolong mini, aplikasikan wallpaper di satu sisi saja sebagai aksen.

Kemudian warnai dinding lainnya dengan warna yang senada atau netral.

Warna senada berarti masih dalam garis atau palet yang sama (bisa dilihat dari lingkaran warna).

Perbedaan karakter ini berguna untuk memberikan dimensi ruang. 

Sedangkan untuk ruangan besar, pemilihan wallpaper cenderung mudah dan bebas. 

  1. Harmonisasi Dinding dan Furnitur

Pastikan wallpaper dann warna cat yang dipilih tidak bertabrakan dengan furnitur dan aksesori interior.

Jika memiliki furnitur dengan motif yang ramai, sebaiknya motif dan warna wallpaper lebih lembut atau netral dan sebaliknya.

Terutama untuk ruangan kecil, jangan sampai motifnya terlalu ramai sehingga membuat ruangan semakin terasa sempit. 

  1. Wallpaper di Kamar Mandi

Selain itu, ternyata penggunaan wallpaper tidak selalu harus di ruang kering, misalnya living room atau pun bedroom, tapi bisa digunakan juga di kamar mandi.

Gunakan warna hijau atau motif alam di kamar mandi karena warna hijau dipercayai memberikan nuansa keteduhan dan segar.

 

  1. Efek Cahaya

Posisi rumah berkaitan dengan arah mata angin juga perlu diperhatikan.

Terkadang ada area yang sama sekali tidak tersentuh oleh cahaya matahari langsung.

 

Pilih wallpaper dan cat dinding yang cerah agar ruangan terasa terang dan luas. 

Kamar dengan lampu berwarna warm light sering kali memberikan efek warna yang berbeda pada dinding, jadi terkadang warna dinding sering kali berubah.

 

https://www.casaindonesia.com/article/read/11/2017/392/6-Tips-Memilih-Wallpaper-dan-Cat-Dinding-Interior-Rumah

  1. Sesuai dengan Karakter Anda

Setiap warna memiliki arti dan efek psikologis yang penting diperhatikan, sehingga pemilihan warna dan motif harus tepat.

Namun yang terpenting adalah warna-warna ini adalah cerminan atau kesukaan Anda sekeluarga.

 

 

Ruang tamu atau living room biasanya tempat berkumpul bagi seluruh keluarga, gunakan warna dan motif yang dapat dinikmati semuanya.

Memilih wallpaper atau cat dinding bersama-sama bisa menjadi aktivitas yang seru bersama keluarga.

 

 

Baca juga: Sulap Rumah dengan Paduan Warna Cat Rumah Minimalis Ini

 

  1. Jenis Ruangan

Selain mengikuti warna kesukaan, penting untuk menentukan konsep ruangan yang Anda inginkan, apakah ruangannya ingin terasa cerah atau tenang atau formal.

 

 

Ruangan formal biasanya cenderung menggunakan warna-warna akromatik.

Warna akromatik adalah kombinasi antara warna yang gelap dan terang, seperti hitam, putih, atau abu-abu. Biasanya warna ini dipakai area foyer atau area servis.

 

 

Untuk ruang bermain anak, gunakan warna cerah dan motif yang lucu, karena secara psikologis mampu menambah keceriaan si buah hati. Motif-motif lucu juga bisa mengedukasi anak tentang bentuk.

 

 

Baca juga: 5 Tips Merancang Playground untuk Anak

 

Pilih nuansa biru untuk ruang tidur, karena warna biru mampu menampilkan suasana yang menenangkan sehingga tidur bisa terasa nyenyak. Hindari warna gelap di ruang tamu untuk menghindari kebosanan atau rasa lelah.

 

 

Baca juga: 10 Desain Kamar Tidur Mungil dan Minimalis

 

  1. Aksen Ruangan

Untuk ruangan yang tergolong mini, aplikasikan wallpaper di satu sisi saja sebagai aksen.

Kemudian warnai dinding lainnya dengan warna yang senada atau netral.

 

 

Warna senada berarti masih dalam garis atau palet yang sama (bisa dilihat dari lingkaran warna).

Perbedaan karakter ini berguna untuk memberikan dimensi ruang. 

 

 

Sedangkan untuk ruangan besar, pemilihan wallpaper cenderung mudah dan bebas. 

 

Baca juga: 14 Kombinasi Cat Ruang Makan

  1. Harmonisasi Dinding dan Furnitur

Pastikan wallpaper dann warna cat yang dipilih tidak bertabrakan dengan furnitur dan aksesori interior.

 

 

Jika memiliki furnitur dengan motif yang ramai, sebaiknya motif dan warna wallpaper lebih lembut atau netral dan sebaliknya.

 

 

Terutama untuk ruangan kecil, jangan sampai motifnya terlalu ramai sehingga membuat ruangan semakin terasa sempit.

 

Baca juga: 14 Sofa Minimalis untuk Ruang Tamu

 

  1. Wallpaper di Kamar Mandi

Selain itu, ternyata penggunaan wallpaper tidak selalu harus di ruang kering, misalnya living room atau pun bedroom, tapi bisa digunakan juga di kamar mandi.

 

 

Gunakan warna hijau atau motif alam di kamar mandi karena warna hijau dipercayai memberikan nuansa keteduhan dan segar.

 

Baca juga: 12 Inspirasi Desain Kamar Mandi Minimalis

 

  1. Efek Cahaya

Posisi rumah berkaitan dengan arah mata angin juga perlu diperhatikan.

Terkadang ada area yang sama sekali tidak tersentuh oleh cahaya matahari langsung.

 

 

Pilih wallpaper dan cat dinding yang cerah agar ruangan terasa terang dan luas. 

Kamar dengan lampu berwarna warm light sering kali memberikan efek warna yang berbeda pada dinding, jadi terkadang warna dinding sering kali berubah.

 

https://www.casaindonesia.com/article/read/11/2017/392/6-Tips-Memilih-Wallpaper-dan-Cat-Dinding-Interior-Rumah


Bagikan :

*Nama :
*Email :
*Komentar :
*Captcha :
* Kode :

Komentar: