CALL/ SMS / WHATS APP :  0856-4700-0072 /  0895-3916-18898  |   arofa65@gmail.com / arofaarsitektur@gmail.com

Cahaya Lampu Seperti Apa yang Baik untuk Kesehatan Mata?

Posted : 18-04-18

Dalam sehari, berapa lama mata Anda terkena cahaya lampu? Di kantor, mungkin mata Anda terkena cahaya lampu sekitar 8-9 jam. Ketika sampai di rumah, mata Anda pasti akan terkena cahaya lampu lagi. Kemungkinan besar lamanya waktu terkena cahaya lampu di rumah sekitar empat jam sebelum Anda tidur. Itu berarti sekitar 12 jam mata Anda terkena cahaya lampu hanya dalam waktu sehari.

Lantas, apakah Anda pernah berpikir mengenai kesehatan mata Anda karena terus menerus terpapar cahaya lampu? Apakah ada cahaya lampu yang ‘bersahabat’ dengan mata dan tidak memberikan efek buruk kesehatan pada mata? 

 

Tips pemilihan lampu yang nyaman bagi mata

Menurut Helen Walls dari Australian National University, terkena sinar lampu sebanyak 45 jam dalam seminggu bisa membawa efek negatif. Terkena sinar lampu neon meningkatkan risiko terkena katarak 2-12% saat usia 50 tahun. Hal ini tentu harus menjadi perhatian Anda yang biasa terkena sinar lampu dalam waktu panjang.

Bagaimana jika Anda bekerja dan sering harus menatap layar komputer? Bila menggunakan komputer, jika lampu yang digunakannya tepat, bisa membantu mengurangi gangguan kesehatan mata. Ahli kesehatan mata (Ophthalmology) dari Harvard Medical School, Laura C. Fine, dalam bukunya The Aging Eye mengatakan, saat menyalakan komputer sebaiknya hindari lampu yang menyorot langsung atau menimbulkan refleksi ke layar monitor.

Dia juga menyarankan agar mengistirahatkan mata setiap satu jam sekali ketika bekerja menggunakan komputer. Melepaskan pandangan sebentar ke objek selain komputer akan membantu mengurangi kelelahan pada mata.

Memang, ada aturan dalam memilih lampu agar mata Anda nyaman dan tidak mudah lelah. Lampu yang baik akan membuat mata tak cepat lelah dan Anda bisa bekerja lebih produktif. Sayangnya, tak ada lampu yang bisa menyamai cahaya alami. Menurut Terry Mcgowan, Direktur Teknologi American Lighting Association tidak ada lampu yang bisa memenuhi kebutuhan semua orang. Berbeda usia biasanya memerlukan jenis dan kekuatan lampu yang berbeda.

Namun, McGowan memberikan tips untuk pemilhan lampu yang nyaman bagi mata secara umum. Pilihlah lampu jenis compact flurorescent lights (CFL) dan LED dengan tingkat temperatur cahaya 2700-3000 Kelvin. CFL adalah lampu hemat energi model generasi pertama. Bentuknya ada yang memanjang ada yang berulir. Sementara LED adalah lampu hemat energi generasi terbaru dengan bentuk mirip bohlam.

Bila Anda bingung dengan teknis lampu di atas, Anda bisa menghubungi toko khusus lampu. Mintalah jenis lampu dengan tingkat cahaya 2700-3000 Kelvin. Toko lampu atau peralatan listrik pasti tahu.

 

Tips tidur dengan cahaya lampu yang baik

Kualitas tidur akan turut berpengaruh kepada kualitas kesehatan seseorang pada umumnya. Oleh karena itu, agar terhindar dari gangguan tidur yang disebabkan oleh cahaya lampu tidur, Anda dapat menerapkan tips-tips ini.

  • Matikan semua sumber cahaya, termasuk ponsel, TV, dan komputer. Disarankan untuk dimatikan satu jam sebelum tidur.
  • Bila Anda memerlukan lampu tidur, pakailah yang berwarna merah saat Anda tidur.
  • Batasi pencahayaan yang masuk ke kamar Anda. Anda bisa akali cahaya lampu tetangga dengan memberikan penghalang ataupun dengan memakai penutup mata.
  • Hindari menyalakan lampu yang terang ketika terbangun di malam hari. Ketika Anda terbangun untuk melakukan sesuatu dan perlu menggunakan penerang, gunakan lampu dengan cahaya redup yang berwarna merah atau oranye.
  • Saat di siang hari, buatlah diri Anda terkena lampu yang terang. Hal ini akan membantu Anda untuk tidur di malam hari.
  • Bila Anda bekerja pada malam hari, usahakan untuk istirahat secukupnya pada siang hari. Ketika tidur di rumah, jadikan kamar menjadi gelap sepenuhnya agar tubuh dapat beristirahat. Jika perlu, gunakan kacamata hitam untuk menghindari paparan cahaya.
  • Jika Anda takut gelap, masih ada banyak cara untuk mengatasinya. Anda bisa membaca buku panduan dalam mengatasi rasa takut gelap atau melakukan terapi perilaku kognitif untuk mengatasi fobia akan kegelapan.

Pada dasarnya, Anda tidak memerlukan cahaya lampu tidur di malam hari. Jika memang terpaksa menggunakannya, pilih yang cahayanya bukan berwarna biru. Meski semua warna masih menyimpan risiko menghambat produksi melatonin, efek cahaya biru bisa menghambat produksi melatonin hingga dua kali lebih kuat dibandingkan dengan warna lain.


Bagikan :

*Nama :
*Email :
*Komentar :
*Captcha :
* Kode :

Komentar: